DPRD Kukar Minta Pemkab Tingkatkan Pelayanan Dasar Penerangan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemkab Kukar untuk dapat meningkatkan pelayanan dasar khususnya bidang penerangan atau listrik, mengingat APBD 2024 mencapai sekitar 13 triliun rupiah.

 

Salah satu Anggota DPRD Kukar Sapruddin Pabonglean mengatakan, pemerintah daerah harus melakukan percepatan dalam merealisasikan atau mengatasi masalah listrik di beberapa daerah yang belum mendapatkan jaringan listrik.

 

"Kami terus mendorong pemerintah daerah melalui OPD terkait terhadap persoalan listirk, agar seluruh masyarakat Kukar dapat menikmatik listrik atau penerangan," kata Saparuddin Pabonglean pada poskotakaltimnews, Minggu (28/7/2024).

 

Menurut politisi PKS Dapil Tenggarong itu, listrik merupakan kebutuhan pokok yang dapat memudahkan aktivitas masyarakat. Dan juga menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya bagi pelaku UMKM.

 

"Tidak boleh ada lagi masyarakat Kukar yang belum menikmati listrik atau penerangan," ungkapnya.

 

Pihaknya mengaku, dalam realisasi pemenuhan jaringan listrik kepada masyarakat masuk kedalam program Dedikasi Kukar Idaman yaitu Terang KampongKu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

 

Dalam hal ini, ia juga mengapresiasi kepada Pemkab Kukar yang telah berusaha merealisasikan program tersebut. Karena program itu bagian dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

 

Diektahui, ada 17 lokasi yang menjadi target dari program itu dan telah tercapai. Dalam realisasi program terang kampung ku, Pemkab Kukar bekerjasama dengan PLN untuk memasangkan jaringan listrik di wilayah yang menjadi target program Terang KampongKu.

Sementara saat ini pemerintah daerah melalui DPMD melakukan iventarisir wilayah mana saja yang belum teraliri, khususnya yang jauh dari desa induk. Bagi wilayah yang jauh dari desa induk nantinya akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal. (adv/riz)